Memberi Nama Bisnis Rumahan


Nama yang dipilih untuk bisnis rumahan Anda bisa membangun atau merusak peluang keberhasilan usaha Anda. Nama yang digunakan haruslah nama yang mudah diingat, memberikan kepercayaan, dan menarik pelanggan baru.
Berikut 10 tips untuk menciptakan nama brand baru yang akan menjalankan usaha Anda dan kesuksesannya.

1. Sumbang saran. Mengumpulkan orang yang Anda percaya – keluarga, teman, kolega, pakar bisnis yang bukan kompetitor – dan kreatif. Mulai dengan mengutak-atik nama yang menunjukkan identitas perusahaan produk atau jasa Anda. Nama perusahaan Anda harus bisa menunjukkan dua hal: mudah diingat, dan membedakan bisnis Anda dengan pesaing.
 
2. Menghindari nama yang pasaran. Videography Joe, Sulaman Sue, Perusaahaan Konsultan Penulisan, tidak mudah diingat, dan mereka tidak membuat Anda berbeda dari kebannyakan. Serta sulit untuk didaftarkan untuk mendapatkan merk dagang. Nama geografis juga bukan ide yang bagus, terlebih jika Anda berencana menjualnya di Internet.

3. Jangan terlalu sempit – atau terlalu literal. Jangan membatasi layanaan atau produk dengan menjabarkan produk Anda secara sempit. Pertimbangkan bagaimana bisnis Anda berkembang dari waktu ke waktu , dan pastikan nama bisnis Anda tetap konsisten dengan visi masa depan Anda.

4. Membuatnya dengan singkat. Buat nama perusahaan yang pendek, dan mudah diucapkan dan dieja. Pilih nama yang menarik dimana orang suka mengulangnya.

5. Pertimbangkan identitas visual. Mungkin terlalu dini untuk mulai membuat logo, Anda harus mempertimbangkan bagaimana nama perusahaan diterjemahkan dalam identitas visual. Kebanyakan orang “melihat” gambar saat mereka membaca atau mendengar sebuah kata. Menggabungkan elemen visual kedalam nama bisnis Anda bisa menjadi alat yang ampuh bagi ingatan pelanggan. Pastikan gambaran nama Anda memberikan kesan yang positif.

6. Pertimbangkan gambaran besar. Nama perusahaan Anda lebih dari sekedar nama panggilan: inti dari brand Anda dan menciptakan gambaran bisnis Anda yang lebih besar. Mengembangkan karyawan Anda, pengalaman mereka, dan tindak tanduk mereka; membuktikan mutu produk dan jasa Anda; dan menginspirasi logo serta strategi marketing Anda. Nama yang Anda pilih harus sesuai dengan semangat dan makna bisnis Anda.

7. Menguji nama. Menjalankan nama yang prospektif kepada teman, keluarga, atau kelompok untuk mendapatkan feedback. Serta mengumpulkan feedback dari pelanggan, supplier potensial dan pihak lain yang mendukung jaringan Anda. Mereka mungkin memberikan nama mulai dari yang buruk hingga nama potensial atau menyarankan peningkatan yang sebelumnya tidak Anda pikirkan.

8. Mengamankan domain Anda. Di pasar saat ini, memiliki Website adalah hal yang penting. Jika bisnis Anda berbasis web, nama perusahaan Anda tergantung pada nama domain yang Anda miliki. Tapi jika bisnis Anda masih bersifat tradisional, Anda harus menemukan nama domain yang mencerminkan nama bisnis atau produk yang Anda tawarkan. Ada kemungkinan "namabisnisanda.com" tidak tersedia, sehingga Anda harus kreatif untuk membuat alamat web yang bisa diandalkan.

9. Pastikan ketersediaan nama. Lakukan riset yang menyeluruh di Internet untuk memastikan bahawa nama yang Anda inginkan belum digunakan.

10. Pertaruhkan klien Anda. Daftarkan nama perusahaan atau data perusahaan secepatnya. Serta mulai menggunaakan simbol, baik TM (trademark) atau SM (service mark) dengan nama Anda. Daftarkan nama domain Anda dan berbagai variasi nama tersebut. Daftarkan untuk trademark.

sumber: http://www.pengusahamuslim.com/kewirausahaan/bisnis-dari-rumah